Lomba Inovasi Daerah
Tahun 2025
Data Inovasi
| Nama Inovasi | E-FAEDAH ELEKTRONIK PAJAK DAERAH NATUNA |
| Bentuk Inovasi | Tata Kelola Pemerintahan |
| Inisiator Inovasi | KEPALA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN PENDAPATAN DAERAH |
| Tahapan Inovasi | Penerapan |
| Jenis Inovasi | Digital |
| Urusan Inovasi | Keuangan |
| Rancang Bangun | E-Faedah atau Elektronik Pajak Daerah Natuna merupakan aplikasi mobile yang berfungsi untuk pelayanan pajak daerah secara elektronik. Aplikasi ini umumnya diperuntukan untuk wajib pajak daerah dengan tujuan untuk memberi kemudahan dalam pengurusan pajak daerah. Dalam upaya perbaikan pelayanan dibidang Perpajakan Daerah yang efisiensi, efektifitas sederhana dan mudah diakses masyarakat/wajib pajak maka BPKPD melakukan langkah startegis dengan meluncurkan aplikasi E-Faedah dalam Upaya Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Pajak Daerah sesuai amanah Permendagri No. 56 Tahun 2021. E-Faedah atau Elektronik Pajak Daerah Natuna merupakan aplikasi mobile yang berfungsi untuk pelayanan pajak daerah secara elektronik. Aplikasi ini umumnya diperuntukan untuk wajib pajak daerah dengan tujuan untuk memberi kemudahan dalam pengurusan pajak daerah.Dalam upaya perbaikan pelayanan dibidang Perpajakan Daerah yang efisiensi, efektifitas sederhana dan mudah diakses masyarakat/wajib pajak maka BPKPD melakukan langkah startegis dengan meluncurkan aplikasi E-Faedah dalam Upaya Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Pajak Daerah sesuai amanah Permendagri No. 56 Tahun 2021.
|
| Tujuan Inovasi |
|
| Manfaat Inovasi | Efaedah dapat meningkatkan partisipasi Wajib Pajak terhadap kewajiban perpajakan Daerah. |
| Hasil Inovasi | Memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan perpajakan daerah |
| Waktu Ujicoba | 01-05-2024 |
| Waktu Implementasi | 03-06-2024 |
Keterisian Indikator
| No | Indikator | Keterangan | Parameter | Bukti Dukung | Skor | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Regulasi Inovasi * | Regulasi yang menetapkan nama-nama inovasi daerah yang menjadi landasan operasional penerapan inovasi daerah | Peraturan Kepala Daerah |
|
6 | ||||||
| 2 | Ketersediaan SDM Terhadap Inovasi Daerah * | Jumlah SDM yang mengelola inovasi daerah (Tahun Terakhir) | 1-10 SDM |
|
2 | ||||||
| 3 | Dukungan Anggaran | Anggaran Inovasi Daerah dalam APBD dengan tahapan inisiasi (Penyampaian ide, rapat, proposal, penulisan kajian), ujicoba (pilot project, perekayasaan, laboratorium lapangan, dan sejenisnya), dan penerapan (penyediaan sarana prasarana, sumber daya manusia dan layanan, bimtek, urusan jenis layanan) | Anggaran dialokasikan pada kegiatan penerapan inovasi pada salah satu tahun anggaran (T-2/T-1/T-0) |
|
2 | ||||||
| 4 | Alat Kerja | Alat kerja dalam pelaksanaan Inovasi yang diterapkan | Pelaksanaan kerja sudah didukung sistem informasi online/daring/artificial intelligence | Screenshot Sistem Informasi | 6 | ||||||
| 5 | Bimtek Inovasi | Peningkatan kapasitas dan kompetensi pelaksana inovasi daerah baik sebagai penyedia atau penerima bimtek | Dalam 2 tahun terakhir pernah 1 kali kegiatan transfer pengetahuan (bimtek, sharing, FGD, atau kegiatan transfer pengetahuan yang lain) |
|
1 | ||||||
| 6 | Integrasi Program Dan Kegiatan Inovasi Dalam RKPD | Inovasi Perangkat Daerah telah dituangkan dalam program pembangunan daerah | |||||||||
| 7 | Keterlibatan aktor inovasi | Keikutsertaan unsur Stakeholder dalam pelaksanaan inovasi daerah (T-1 dan T-2) Unsur Stakeholder meliputi: Pemerintah; Pelaku Bisnis; Komunitas; Akademisi; Media Massa, dsb |
Inovasi melibatkan 3 aktor |
|
1 | ||||||
| 8 | Pelaksana Inovasi Daerah | Penetapan Tim pelaksana inovasi daerah | Ada pelaksanaan dan ditetapkan dengan SK Kepala Perangkat Daerah |
|
2 | ||||||
| 9 | Jejaring Inovasi | Jumlah Perangkat Daerah yang terlibat dalam penerapan inovasi (dalam 2 tahun terakhir) | Tidak Valid | Tidak Valid | 0 | ||||||
| 10 | Sosialisasi Inovasi Daerah | Penyebarluasan informasi kebijakan inovasi daerah (2 tahun terakhir) | Tidak Valid | Tidak Valid | 0 | ||||||
| 11 | Pedoman Teknis | Ketentuan dasar Penggunaan inovasi daerah berupa buku petunjuk/manual book | Telah terdapat pedoman teknis berupa buku dalam bentuk elektronik | Manual Book | 2 | ||||||
| 12 | Kemudahan Informasi layanan | Kemudahan mendapatkan informasi layanan melalui metode sebagai berikut : Manual, seperti: tatap muka/jemput bola/noken/unit pelayanan administrasi; Hotline, seperti: layanan email/telp; Media Sosial, seperti: instagram/facebook/whatsapp, dsb;dan Layanan Online, melalui website/web-aplikasi/aplikasi mobile (android atau ios). |
Informasi Layanan diperoleh melalui 3 atau lebih metode | Kemudahan Informasi Layanan | 3 | ||||||
| 13 | Kemudahan Proses Inovasi yang Dihasilkan | Waktu yang diperlukan untuk memperoleh proses penggunaan hasil inovasi | Tidak Valid | Tidak Valid | 0 | ||||||
| 14 | Penyelesaian Layanan Pengaduan | Rasio Penyelesaian Pengaduan dalam tahun terakhir (Jumlah Pengaduan yang ditindaklanjuti/Jumlah Pengaduan | kurang dari sama dengan 50% atau Tidak ada pengaduan | Layanan Pengaduan | 1 | ||||||
| 15 | Layanan Terintegrasi | Jaringan Prosedur yang dibuat secara daring (2 tahun terakhir) | Ada dukungan melalui perangkat web aplikasi atau aplikasi mobile (android atau ios) yang layanan sudah terintegrasi dengan unit organisasi lain | Screenshot Layanan | 6 | ||||||
| 16 | Replikasi | Inovasi Daerah telah direplikasi oleh daerah lain (T-2 s/d T-1) | |||||||||
| 17 | Kecepatan Inovasi * | Satuan waktu yang digunakan untuk menciptakan inovasi daerah | Inovasi dapat diciptakan dalam waktu 1-4 bulan | Waktu Penciptaan Inovasi | 6 | ||||||
| 18 | Kemanfaatan Inovasi * | Jumlah pengguna atau penerima manfaat inovasi daerah (2 tahun terakhir) | Jumlah pengguna penerima manfaat 1-200 orang | Daftar Penerima Manfaat | 3 | ||||||
| 19 | Monitoring dan evaluasi Inovasi Daerah | Kepuasan pelaksanaan penggunaan inovasi daerah (2 tahun terakhir) | Hasil laporan monev internal perangkat daerah | Laporan Monitoring dan Evaluasi Inovasi Daerah | 2 | ||||||
| 20 | Kualitas Inovasi Daerah * | Kualitas inovasi daerah dapat dibuktikan dengan video penerapan inovasi daerah (2 Tahun Terakhir) Data Pendukung: ketentuan video memvisualisasikan 5 substansi: 1. Latar belakang inovasi; 2. Penjaringan ide; 3. Pemilihan ide; 4. Manfaat inovasi; dan 5. Dampak inovasi. Video inovasi dilengkapi dengan cover thumbnail dan ada logo Kabupaten Natuna dan Kemendagri. |
Memenuhi 5 unsur substansi | video Inovasi | 12 |